A. Sejarah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bani Saleh

Sejarah berdirinya STAI Bani Saleh bermula dari gagasan untuk mendirikan lembaga Pendidikan Guru. dalam rangka mencapai gagasan tersebut maka segala terobosan terus dilakukan agar memperoleh legitimasi dari pemerintah. pada tahun 2002 diajukanlah wadah alternatif Sekolah Tinggi Agama Islam pada Departemen Agama sebagai bentuk lembaga pembina pendidikan tinggi islam. berkat usaha keras dari civitas akademika dan dukungan penuh dari ibu yayasan (Ibu Hj. Afiyah Subkhi) serta pertolongan Allah, akhirnya keluarlah izin penyelenggaraan STAI Bani Saleh dengan nomor 113/2002 dan 115/2002 (Untuk Program Studi Paud dan BKI) serta Dj.II/567/2003 untuk program studi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal atau Pendidikan Guru Sekolah Dasar Islam. Dengan di dasari oleh niat yang ikhlas dan berjuang untuk memperoleh keabsahan penyelenggaraan pendidikan maka di mulailah era baru pengembangan pendidikan tinggi islam di bekasi yang memiliki akar kelembagaan secara nyata dalam bentuk wadah pendidikan mulai dari kelompok bermain, taman kanak-kanak islam, taman pengasuhan anak (TPA) Sekolah dasar Labschool STAI Bani Saleh, di bawah binaan Yayasan Bani Saleh. Legalitas formal tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan yang besar dan berat dari seluruh civitas akademika untuk mewujudkan lembaga pendidikan tinggi islam yang menghasilkan sumber daya manusia yang islami, handal dan profesional.

Di samping aspek kesejarahan tersebut beberapa dasar pemikiran menjadi landasan bagi civitas akademika untuk mengembangkan dan berkepentingan pada lembaga pendidikan tinggi islam. Kami menyadari sepenuhnya bahwa memasuki abad baru (milenium ketiga) bangsa indonesia akan memasuki  dan menghadapi suatu era dimana kemajuan informasi dan teknologisemakin cepat. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya berbagai ragam kompetisi dan persaingan hidup yang semakin ketat. Untuk mampu beradaptasi dengan kondsi global tersebut maka di butuhkan sumber daya manusia yang islami, profesional, handal, kreatif dan inovatif. Kebutuhan karakteristik sumber daya manusia seperti itu hanya dapat di capai melalui institusi pendidikan yang memiliki program pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia yang terencana, sistematik dan teruji oleh berbagai situasi yang penuh tantangan.

Tantangan utama yang di hadapi masyarakat dan pemerintah indonesia dalam dua dasawarsa kedepan adalah pemenuhan kebutuhan lembaga pendidikan tinggi yang memiliki akses dan pangsa pasar kerja yang jelas dan luas. Lembaga pendidikan tinggi dibutuhkan dalam rangka menyediakan kebutuhan tenaga-tenaga terampil dan profesional pada berbagai bidang disiplin ilmu, keguruan dan ilmu pendidikan.

 

Yayasan Pembina Pendidikan dan Kesehatan Bani Saleh merupakan salah satu yayasan yang memiliki kepedulian dan partisipasi aktif penuh membantu pemerintah menyiapkan warga negara yang memiliki kemampuan, keterampilan, serta profesionalitas dalam menggarap berbagai bidang dan disiplin ilmu. Disamping itu, yayasan juga memiliki orientasi dalam membina dan membimbing umat agar berkemampuan untuk menjalankan misi Islam ditengah kehidupan masyarakat melalui kegiatan pendidikan dan da’wah. Yayasan Pembina Pendidikan dan Kesehatan Bani Saleh telah membina lembaga-lembaga pendidikan dari Kelompok Bermain, TK, sampai Perguruan Tinggi, sebagai wujud partisipasi tercapainya pembentukan sumber daya manusia berkualitas.

 

Untuk memenuhi kebutuhan itu semua, yayasan Pembina Pendidikan dan Kesehatan Bani Saleh merasa sangat mendesak perlunya lembaga pendidikan tinggi Islam sebagai sumber kajian ilmu pendidikan Islam dan sekaligus memasok sumber daya manusia untuk kebutuhan yayasan secara khusus dan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu, kurikulum STAI Bani Saleh dikemas dan dikembangkan dengan melakukan sintesis kurikulum Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama secara terintegrasi dan seimbang.

 

Pada tahun 2012 keluarlah izin Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah berdasarkan pada Dj.I/Dt.I.IV/HM.01/2331/2012. Adapun untuk Program Studi Pendidikan Guru RA/ PAUD mendapatkan izin perpanjangan sesuai dengan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 593 Tahun 2012. Kedua program telah terakreditasi dari BAN-PT dengan SK157/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VII/2013 — untuk PGRA/PAUD. Adapun untuk PGMI dengan No. SK 204/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2014.

 

B. Landasan Penyelenggaraan STAI Bani Saleh

Landasan penyelenggaraan STAI Bani Saleh mengacu pada :

  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
  • UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  • Peraturan Pemerintah No. 30 tahun 1990 tentang Pendidikan Tinggi.
  • Peraturan Pemerintah No.61 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.
  • Kepmendikbud No.0686/U/1991 tentang Pedoman-pedoman Perguruan Tinggi.
  • Keputusan Menteri Agama RI No. 3 Tahun 1987 tentang Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta.
  • Keputusan Menteri Agama RI No. 53 Tahun 1994 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta.
  • Keputusan Dirjen Kelembagaan Agama Islam Dj.I/Dt.I.IV/HM.01/2331/2012.
  • Peraturan Menteri Agama (PMA) No 33 Tahun 2015 tentang Gelar Akademik.
  • SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 593 Tahun 2012.
  • Keputusan Kopertais Wilayah I Jakarta No. 113/2002 dan 115/2002.
  • Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Yayasan Bani Saleh.